Ternyata Begini Rahasia Pengelolaan Sampah di Swedia

Salah satu negara yang cukup sukses untuk pengelolaan sampahnya adalah Swedia. Swedia berada di kawasan eropa timur dan menjadi salah satu negara yang sudah bisa mengelola sampah di negaranya sendiri untuk dijadikan sebagai energi alternatif.

Bahkan tidak hanya sampai di situ, negara ini juga terkadang menerima impor sampah dari negara lain untuk kemudian mereka kelola kembali.

Memiliki lingkungan yang bersih, bebas sampah, dan nyaman untuk ditinggali memang menjadi impian bagi semua orang di dunia ini.

Makanya, selain memang masyarakatnya harus tertib dalam memperlakukan sampah dan menyediakan tong sampah fiberglass, negara pun harus memfasilitasi teknologi yang sesuai agar sampah di negaranya bisa terkendali dengan baik.

Berikut ini adalah beberapa hal yang diterapkan oleh Swedia dalam mengelola sampah di negaranya :

  1. Memanfaatkan energi yang murah

Biasanya memang yang namanya sampah pasti akan memberikan dampak yang negatif pada lini kehidupan manusia apabila dibiarkan begitu saja keberadaannya.

Namun lain halnya untuk di Swedia dimana mereka malah sudah bisa menjadikan feses untuk kemudian dijadikan fosfor atau juga urine sudah bisa mereka jadikan nitrogen. Nah ampasnya, bisa mereka jadikan sebagai bahan bakar bis kota dan juga kompos untuk lahan pertanian.

  1. Kesadaran Masyarakat

Ini juga yang menjadi point penting kenapa Swedia sudah bisa mengelola sampah di negaranya sendiri karena memang kesadaran masyarakatnya soal sampah yang sudah sangat bagus.

Hasil sebuah penelitian pada tahun 2008 menunjukkan bahwa sebanyak 87% masyarakat Swedia sudah berinisiatif sendiri mengurangi emisi C02 yang mereka hasilkan.

Dan sebetulnya memang secara umum masyarakat Swedia sangat senang untuk mengelola barang – barang yang sudah terpakai sebelumnya untuk digunakan kembali.

  1. Kebijakan di Swedia Ketat

Memang sejak tahun 1991 telah diberlakukan sebuah pajak yang sangat tinggi untuk penggunaan bahan bakar fosil.

Sejak saat itu pula, masyarakat Swedia mulai melakukan kebiasaan mendaur ulang sampah untuk dijadikan kompos dan bahan energi alternatif lainnya.

Makanya sampai saat ini saja bisa dibilang Swedia kekurangan sampah untuk dijadikan bahan pembuatan energi alternatif.

Itulah beberapa contoh dari hal yang membuat Swedia menjadi salah satu negara yang sukses dalam mengelola sampahnya.

Bagaimana dengan Indonesia ? Mudah – mudahan tata kelola sampah di negara kita pun kedepannya bisa lebih baik lagi ya.

About the Author: fadil